Tuesday, January 19, 2010

Halfway There (Letting Go > Moving On)

This is my definition of the two above-mentioned phrases. Well at least this is me at this age, and what I could quench out of my life experience is this.

When you let go it means you've admit the fact that you and your past, your failures, your ex(es) or whatever in your past are no longer part of you in the present. You take the hurt, and left it there and you walk forward. You accept that there's a reason he/she doesn't make it to your future. You accept that your failure in the past happened for a reason and only for a season, and on top of it there's always a lesson. (Wew, that triple-rhymed, I'm good, haha)

But letting go doesn't necessarily mean you've moved on. The way I see it, it's another phase to go to.

When you have forgiven the people and the mistake from your past, yes, you've let go. Letting go is on the state-of-the-heart level. While moving on is the act of having that courage to dream again, to move forward in your life. Maybe not necessarily starting a new relationship, or right on to the next business plan with a new partner, but taking the initiatives toward that. No, don't shut yourself from social life. Go out. No, don't close yourself from opportunities. No, don't hide from your dream.


Ring any bell? Well, not to worry though. This is not to condemn you, this suppose to let you know that you’re halfway there. This is the best part. You don't want to miss this. You’ve step forward, but there’s a couple more step before you finally cross from ‘just okay’ to ‘great’. And to the truth this might even be harder than letting go, but there’s a reason why the enemy – the hesitation inside you – is fighting so hard, it’s because victory is within reach. You’re _____ close to what Barney Stinson call “awesomeness”. Take that leap. Dare yourself to try again, to open again, to love again but don’t forget to carry along the previous lessons with you.


 


I’m halfway as well. I’ll see you at the other side. =)


 


Smile on, Shine on!


Rubs

Tuesday, January 12, 2010

Love (The Sequel). Ibarat Membeli Mobil.

 


Happy #JokesTuesday People =)


Ya ya ya, I get what you guys want to say. How could you compare girls to cars? Well, this is just partly joke and partly the message I wanted to share. Percaya enggak percaya, analogi ini sebagian diimpartasikan oleh salah satu direksi perusahaan mobil dari Jepang, sebut saja “Mitsubishi” dan sebagian olah pikir saya sendiri di malam yang dingin di kota Surabaya.


Cinta. Ibarat membeli mobil, semua mau mobil yang paling keren, built-up, imported, kalo bisa yang blasteran Perancis-Inggris-dan-Jawa supaya biar cuantik bermata-biru, tri-lingual, tapi masih ‘nggeh’ sama suami. Cuman pertanyaannya ‘kapasitas elo sampai di mana?’. Hey, cars (and girls) ada yang high-maintenance and low maintenance. Kalau untuk membeli bensinnya ajah masih kucar-kacir yah ada baiknya enlarge yourself first, itu jauh jauh lebih penting daripada nanti bikin elo jual warisan kan? Nah, masih di aluran yang sama soal kapasitas, kalau sekarang dengan kendaraan yang lo punya ajah elo engga sabaran, dimana ada celah disitu anda sodok, gimana nanti punya mobil bagus, bisa hancur berantakan. Atau sebaliknya, mobil itu menjadi segalanya buat lo, weits I’m what I ride mungkin, alhasil nanti kalo ternyata digandenglah sang gadis nan-jelita jadinya sekedar barang show-off, atau malah overprotective dan dikit-dikit-jealous.  Jadi yah, dibarengi ngarep-tingkat-tinggi, sambil juga memperbesar kapasitas diri dalam apapun itu supaya siap when the opportunity comes.


Wew, jadi panjang yah? Langsung lompat ke guyonan sekaligus wisdom sang direksi. Nah, ibarat beli mobil kawan-kawan dan handai-tua-lan (maaf ini jokes ras tertentu). Seandainya kamu memang minat dan interest sama wanita dan pujaannya. Telaah dengan baik seperti engkau menilik fitur-fitur mobil pilihanmu, jangan ketika sudah ditangan baru tahu kalau wanita anda punya karakter yang alamak-jang, hey, jangan tertipu sama penampilan fisik, banyak mobil-mobil cantik namun lemah fitur dan fungsi. Seperti mobil-mobil dari negeri tirai bamboo (disclaimer: saya tidak sedang mendiskreditkan chinese-girls in this case)


Dan ini wasiat mutakhirnya. Pada akhirnya, dalam kasus apapun dimanapun, kalau mau mendapatkan wanitamu pastikan kalau anda Jantan, jangan diicip-icip sedikit demi sedikit layaknya anda mencicil mobil, apalagi mencoba merasuki nya dengan nafsu anda. Hey, kalau anda Pria, bayar CASH di tempat!


Smile on, Shine on!


Rubs


 

Love. Seperti Tabungan Berhadiah.

This post is originally tweeted a month ago. Enjoy~


Cinta, seperti tabungan berhadiah. Atau nama bekennya tahapan berhadiah. Semakin besar saldo anda semakin besar peluang anda. Rajin-rajinlah menabung, jangan narik ATM terus, niscaya si doi akan anda menangkan.






You can give without love. But you cannot love without giving.



Namun, perlu diingat banyak nasabah-nasabah lain sodara-sodara. Bukan anda saja yang menginginkan hadiah utama dan bukan anda saja yang berhak mendapat hadiah. Everybody has equal chance. Lantas bukan berarti anda menjadi kecil hati walau saldo anda masih kecil. Ibarat pepatah, sedikit-sedikit lama-lama menjadi bukit. Toh yang ngambil dan nentuin pemenangnya juga bukan si hadiahnya, tapi yang di Atas.


Dan kalau anda tidak menang, don’t worry be happy, mungkin belum season’nya anda. Lagipula, masih ada (baca: selalu ada) periode berikutnya. Dan mungkin dengan grandprize yang lebih menarik dan menawan.


Mungkin pula yang di Atas ingin memperbesar kapasitas dan kesiapan karakter anda dulu. Banyak sekali orang-orang yang memenangkan undian BMW tapi bayar Pajak Hadiahnya saja ketar-ketir. Nah, kalo begitu menang hadiah malah ngerepotin kan? Nyusahin kan? Kadang sabar itu subur.



He makes everything beautiful in its time.



Jadi apapun yang terjadi tetaplah menabung, walau belum hadiah utama, toh masih dapet ‘bunga-bunga’ kan walaupun kecil. Huahahaha. Next time we met you'll know what I mean when I ask "Gimana tabungan lo?". Haha. Happy #JokesTuesday people. =D


Smile on, Shine on! Rubs.






Real Time Analytics